Merubah IP address ialah salah satu trik agar menghindari kejahatan dunia maya.
Walapun pada penggunaannya bisa berbeda tujuan. Ada yang memanfaatkan untuk
melakukan registrasi dengan IP negara lain supaya tidak ada kendala dalam
proses pendaftaran dan adapula untuk menyembunyikan data diri yang memungkinkan
pengguna lain sulit melacak.
Cara setting IP Static dan Ip Dinamic,- Dengan menggunakan alamat IP statis adalah hal yang baik untuk anda terapkan karena untuk memungkinkan anda mengatur komputer-komputer anda agar lebih mudah yaitu dengan menetapkan masing masing komputer dengan alamat IP dari DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol).
Cara setting IP Static dan Ip Dinamic,- Dengan menggunakan alamat IP statis adalah hal yang baik untuk anda terapkan karena untuk memungkinkan anda mengatur komputer-komputer anda agar lebih mudah yaitu dengan menetapkan masing masing komputer dengan alamat IP dari DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol).
Disini menggunakan cara sederhana agar setiap anda melakukan boot
setiap komputer yang menggunakan DHCP tidak selalu melakukan pengaturan kembali
alamat IP karena pada dasarnya jika anda menetapkan alamat IP pada Windows
adalah proses yang sama.
Berikut Lankah-langkahnya berdasarkan IP Dinamic dan IP Static:
- IP Dinamic merupakan ip yg tidak tetap
Untuk konfigurasi ini membutuhkan DHCP server sebagai pemberi ip kepada setiap mesin komputer.
Cara Setting TCP/IP Dinamic :
1. Click Start, Control Panel
2. Double-Click Icon Network Connection
3. CIick-kanan pada icon Local Area Connection, pilih properties
4. Double-Click Internet Protocol (TCP/IP) yang ada di dalam kotakdialog Local Area Connection, sampai keluar kotak dialog baru : Internet Protocol (TCP/IP) Protocol
5. Click opstain an IP adrees automatically
6. Click OK untuk menutup kotak dialog Internet Connection (TCP/IP) Properties.
7. Click OK untuk menutup kotak dialog “Local Area Connection Properties”
8. Click Start, Run, sampai keluar kotak dialog RUN, dan ketikkan CMD, click
Berikut Lankah-langkahnya berdasarkan IP Dinamic dan IP Static:
- IP Dinamic merupakan ip yg tidak tetap
Untuk konfigurasi ini membutuhkan DHCP server sebagai pemberi ip kepada setiap mesin komputer.
Cara Setting TCP/IP Dinamic :
1. Click Start, Control Panel
2. Double-Click Icon Network Connection
3. CIick-kanan pada icon Local Area Connection, pilih properties
4. Double-Click Internet Protocol (TCP/IP) yang ada di dalam kotakdialog Local Area Connection, sampai keluar kotak dialog baru : Internet Protocol (TCP/IP) Protocol
5. Click opstain an IP adrees automatically
6. Click OK untuk menutup kotak dialog Internet Connection (TCP/IP) Properties.
7. Click OK untuk menutup kotak dialog “Local Area Connection Properties”
8. Click Start, Run, sampai keluar kotak dialog RUN, dan ketikkan CMD, click
OK
9. Di kotak dialog CMD, ketikkan : ipconfig untuk melihat IP anddres anda.
* IP Static
IP Static adalah ip yang dapat disetting sendiri sehingga alamatnya tetap atau tidak berubah- ubah.
Cara Setting TCP/IP Static :
1. Click Start, Control Panel
2. Double-Click Icon Network Connection
3. CIick-kanan pada icon Local Area Connection, pilih properties
4. Double-Click Internet Protocol (TCP/IP) yang ada di dalam kotakdialog
9. Di kotak dialog CMD, ketikkan : ipconfig untuk melihat IP anddres anda.
* IP Static
IP Static adalah ip yang dapat disetting sendiri sehingga alamatnya tetap atau tidak berubah- ubah.
Cara Setting TCP/IP Static :
1. Click Start, Control Panel
2. Double-Click Icon Network Connection
3. CIick-kanan pada icon Local Area Connection, pilih properties
4. Double-Click Internet Protocol (TCP/IP) yang ada di dalam kotakdialog
Local Area Connection,
sampai keluar kotak dialog baru : Internet
Protocol (TCP/IP)
Protocol
5. Click use the following IP Address , Masukkan alamat IP. Misal alamat IP
5. Click use the following IP Address , Masukkan alamat IP. Misal alamat IP
computer 1 adalah
192.168.1.1 dan komputer 2 adalah 192.168.1.2 dst,
dengan subnet mask
255.255.255.0
6. Setelah setting TCP/IP ini telah dimasukkan, click OK untuk menutup
6. Setelah setting TCP/IP ini telah dimasukkan, click OK untuk menutup
kotak dialog Internet
Connection (TCP/IP) Properties.
7. Click OK untuk menutup kotak dialog “Local Area Connection Properties”
8. Click Start, Run, sampai keluar kotak dialog RUN, dan ketikkan CMD, click
7. Click OK untuk menutup kotak dialog “Local Area Connection Properties”
8. Click Start, Run, sampai keluar kotak dialog RUN, dan ketikkan CMD, click
OK
9. Di kotak dialog CMD, ketikkan : ipconfig untuk melihat IP anddres anda.
9. Di kotak dialog CMD, ketikkan : ipconfig untuk melihat IP anddres anda.
10.Lakukan test ping koneksi dengan computer sebelah (computer
dengan
ip address 192.168.1.2,
192.168.1.3, dsb), dengan mengetik pada
command prompt: ping
192.168.1.2, jika sudah terhubung maka akan
mendapat pesan reply
* Cara melihat IP
- Masuk ke command prompt caranya : start -> pilih run–> lalu
* Cara melihat IP
- Masuk ke command prompt caranya : start -> pilih run–> lalu
ketik “cmd” tanpa
tanda petik, lalu ketik ipconfig –all lalu liat ip
addressnya
- Double klik pada gambar icon "monitor 2 buah" terletak di pojok kanan
- Double klik pada gambar icon "monitor 2 buah" terletak di pojok kanan
bawah, disamping jam
digital computer -> lalu pilih pilih support
* Cara mengetahui jika jaringan sudah terkoneksi dengan yang lainnya
- Ping ke ip computer lain caranya masuk ke command prompt caranya :
* Cara mengetahui jika jaringan sudah terkoneksi dengan yang lainnya
- Ping ke ip computer lain caranya masuk ke command prompt caranya :
start -> pilih run
–lalu ketik “cmd” tanpa tanda petik lalu ketik ping ip
address komputer lain cth:
ping 192.168.0.1. jika reply berarti computer
telah terkoneksi ke jaringan.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar